⏰ Senin - Sabtu: 08:00 - 14:00 🚨 UGD 24 Jam
Logo Pemkab
Puskesmas Padang Sago Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman
📞
Layanan UGD & Hotlines 119 / (0751) XXXX
📍
Alamat Kantor Korong Kapuh Nagari Koto Baru Kecam...
← Kembali ke Beranda
🩺
Informasi Prosedur & Detail

KLASTER I (KLASTER MANAJEMEN)

Pendaftaran Online

Daftar Kunjungan via Mobile JKN

Ingin melakukan pengobatan di KLASTER I (KLASTER MANAJEMEN)? Hemat waktu Anda dengan antrean online resmi BPJS melalui aplikasi Mobile JKN.

Manajemen inti merupakan sistem pengelolaan di belakang layar yang menjamin seluruh layanan – baik esensial maupun non-esensial – dapat berjalan secara terintegrasi, efisien, berkelanjutan, dan berkualitas. Di Puskesmas Setiabudi, penguatan manajemen inti dilakukan lintas unit kerja dan diintegrasikan dengan sistem digitalisasi serta pendekatan jejaring kemitraan.

TUJUAN PENGUATAN MANAJEMEN INTI

  1. Meningkatkan efisiensi operasional Puskesmas dalam pelayanan berbasis siklus hidup dan keluarga.

  2. Menjamin mutu dan keselamatan pasien melalui sistem kendali mutu dan kendali biaya.

  3. mengoordinasikan koordinasi yang efektif lintas program dan lintas sektor.

  4. Membantu pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan dan indikator kinerja lainnya.

KOMPONEN MANAJEMEN INTI DI PUSKESMAS SETIABUDI

  1. Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM). Merupakan proses perencanaan, penempatan, pengembangan, serta evaluasi kinerja seluruh tenaga kesehatan dan non-kesehatan di Puskesmas.

  2. Manajemen Sarana, Prasarana, dan Perbekalan Kesehatan. Mengelola semua fasilitas fisik, alat kesehatan, serta logistik medis untuk mendukung layanan yang optimal.

  3. Manajemen Keuangan dan Barang Milik Daerah (BMD). Sistem pengelolaan anggaran, operasional belanja, serta aset negara/daerah untuk mendukung keanekaragaman ILP.

  4. Manajemen Sistem Informasi Kesehatan (SIK). Pengumpulan, pengolahan, dan analisis data kesehatan secara sistematis sebagai dasar pengambilan keputusan.

  5. Manajemen Mutu Pelayanan Kesehatan. Proses peningkatan mutu pelayanan secara berkesinambungan, melalui evaluasi internal dan pengendalian mutu eksternal.

  6. Manajemen Arsip dan Dokumentasi. Pengelolaan dokumen administratif, medis, dan legal secara tertib untuk menjamin keberlangsungan pelayanan data.

  7. Manajemen Komunikasi Publik dan Jejaring. Upaya membangun hubungan yang sinergis antara Puskesmas dengan masyarakat, kader, media, dan mitra kerja.

Manajemen arsip adalah bagian dari manajemen inti dalam ILP yang berfungsi untuk mengelola seluruh dokumen dan informasi, baik dalam bentuk fisik maupun digital, yang berkaitan dengan penyelenggaraan pelayanan kesehatan di Puskesmas. Dalam konteks ILP, manajemen arsip memiliki peran strategis untuk mendukung keterpaduan layanan berbasis siklus hidup dan keluarga, karena semua proses layanan membutuhkan rekam jejak dokumentasi yang akurat, mudah diakses, dan aman.

Tujuan Manajemen Arsip ILP

  1. Menjamin ketersediaan data dan dokumen yang diperlukan dalam pelayanan, evaluasi, dan pelaporan ILP.

  2. Membantu pengambilan keputusan berbasis data.

  3. Menjaga keamanan, kerahasiaan, dan keaslian informasi kesehatan masyarakat.

  4. Meningkatkan efisiensi operasional, menghindari duplikasi dokumen dan pelayanan.

  5. Mendukung akuntabilitas dan transparansi, khususnya dalam audit internal maupun eksternal.

Jenis arsip yang Dikelola

Manajemen arsip dalam ILP di Puskesmas mencakup berbagai jenis dokumen, antara lain:

  1. Arsip Medis

  2. Arsip Program Kesehatan

  3. Arsip Administrasi dan Kepegawaian

  4. Arsip Keuangan dan Logistik

Sistem dan Prosedur Pengelolaan Arsip

  1. Klasifikasi Arsip

  2. Penyimpanan Arsip

  3. Akses dan Keamanan

  4. Pemeliharaan Arsip

  5. Retensi dan Pemusnahan

Peran Manajemen Arsip dalam Mendukung ILP

  1. Menjamin transparansi pelayanan kesehatan lintas siklus hidup.

  2. Memberikan dukungan data untuk program promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif.

  3. Menjadi sumber utama dalam evaluasi kinerja program dan pencapaian indikator ILP.

  4. Mendukung koordinasi antar unit melalui dokumen yang seragam dan ringkas.

  5. Menuhi aspek legal dan audit eksternal dari Dinas Kesehatan atau BPKP.

Manajemen arsip di Puskesmas bukan sekedar pengumpulan dokumen, tetapi merupakan bagian integral dari pengelolaan mutu, pelayanan publik yang akuntabel, dan fondasi utama dalam mendukung ILP yang holistik, berkesinambungan, dan berbasis keluarga. Dengan pendekatan digital, sistematis, dan berorientasi pelayanan.

Pelayanan Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) di Puskesmas merupakan bagian dari subbagian tata usaha yang berfungsi merencanakan, mengelola, dan mengevaluasi seluruh aset tenaga kesehatan maupun non-kesehatan demi menjamin mutu pelayanan puskesmas. Kegiatan ini berfokus pada penyusunan Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) untuk memetakan kebutuhan riil pegawai, mengurus administrasi kepegawaian berkala seperti kenaikan pangkat, mutasi, penilaian angka kredit, hingga pengusulan jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan pegawai. Selain tata kelola administrasi, manajemen SDM Puskesmas bertanggung jawab meningkatkan kompetensi staf melalui koordinasi pelatihan, seminar, dan sertifikasi (seperti STR dan SIP bagi tenaga medis), serta melakukan penilaian kinerja berkala lewat Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) guna menjaga kedisiplinan dan profesionalisme kerja. Melalui pengelolaan yang terstruktur dan transparan, fungsi ini memastikan seluruh unit pelayanan di Puskesmas diisi oleh personel yang kompeten, responsif, dan memiliki motivasi tinggi dalam menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang prima kepada masyarakat.

Layanan BPJS Puskesmas memberikan akses informasi layanan bagi masyarakat yang ingin mengetahui seluk-beluk BPJS Kesehatan, seperti pendaftaran, status keanggotaan, pembayaran iuran, hingga dengan urusan fasilitas kesehatan.

Pelayanan Manajemen Mutu Pelayanan di Puskesmas merupakan sistem tata kelola internal yang berfungsi merencanakan, memonitor, dan mengevaluasi seluruh dimensi pelayanan agar tetap terstandarisasi, aman, dan berorientasi pada kepuasan pasien. Kegiatan ini dijalankan secara berkesinambungan oleh Tim Mutu Puskesmas melalui penerapan siklus Plan-Do-Check-Act (PDCA) yang mencakup pengukuran Indikator Nasional Mutu (INM) seperti kepatuhan kebersihan tangan, kepatuhan penggunaan alat pelindung diri (APD), dan waktu tunggu pelayanan. Selain pemantauan indikator fisik, manajemen mutu juga bertanggung jawab mengelola sistem pengaduan masyarakat, melakukan survei kepuasan pelanggan secara berkala, melaksanakan audit internal, serta menyelenggarakan rapat tinjauan manajemen demi memitigasi risiko klinis dan meminimalkan insiden keselamatan pasien. Melalui pengawasan mutu yang ketat dan terintegrasi ini, Puskesmas dapat terus melakukan perbaikan performa layanan secara berkelanjutan guna mempertahankan status akreditasi fasilitas kesehatan sekaligus menjamin hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dasar yang bermutu dan tepercaya.


Pelayanan Manajemen Keuangan dan Aset/Barang Milik Daerah (BMD) di Puskesmas merupakan urusan tata usaha yang berfungsi mengelola siklus anggaran dan menginventarisasi seluruh sarana prasarana guna mendukung operasional pelayanan kesehatan yang transparan dan akuntabel. Di bidang keuangan, fungsi ini bertanggung jawab penuh dalam penyusunan Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA) atau Rencana Kerja dan Anggaran (RKA), penatausahaan pendapatan (baik dari kapitasi BPJS, non-kapitasi, maupun retribusi daerah), serta pengelolaan belanja operasional Puskesmas yang umumnya mengacu pada fleksibilitas pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Sementara itu, di bidang aset, petugas pengelola barang daerah bertugas melakukan pencatatan elektronik melalui aplikasi inventarisasi daerah, memberikan label kode barang, melakukan pemeliharaan rutin sarana dan alat kesehatan, hingga menyusun laporan mutasi serta penghapusan barang yang sudah rusak. Melalui integrasi tata kelola keuangan yang tertib dan inventarisasi aset yang valid, Puskesmas dapat mencegah kebocoran anggaran negara sekaligus memastikan seluruh alat medis dan fasilitas penunjang siap pakai demi keselamatan pasien.

🩺 Tenaga Medis Bertugas

Bd. Elfi Harlis, S.ST

Bd. Elfi Harlis, S.ST

Kepala Puskesmas

197807172002122002 📅 Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu 🕒 07.30-14.30

Aksesibilitas

Silakan laporkan keluhan Anda ke layanan Lapor Ajo!